Hari Ini

Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar [Dinding Rumah]

Update Senin, 17 Juni 2013 at 00.44. Dalam topik Tips Sehari-Hari

Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar [Dinding Rumah]. Untuk bapak-bapak yang belum tahu bagaimana cara cat ulang tembok rumah atau baru mau ngecat tembak rumah baru. Kali ini blog tips dan trik terbaru akan memberikan panduannya secara lengkap, silahkan disimak.

Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar

Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar untuk permukaan lama atau sudah pernah dicat sebelumnya:

Untuk memeriksa lapisan plamir atau cat lama yang masih kuat melekat atau tidak, Kuaskan air pada permukaan tersebut, tunggu beberapa saat jika permukaan tembok tampak gelembung-gelembung maka permukaan tembok harus disekrap.

Permukaan yang sudah dicat sebelumnya perlu dibersihkan dahulu dengan baik, bersihkan dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan dengan cara diamplas lebih dahulu dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.

Untuk permukaan tembok luar dimana sisa-sisa cat lama yang terkelupas, debu dan kotoran tidak bisa dibersihkan seluruhnya, berilah sebuah lapisan plamir sebelum permukaan tersebut dicat dengan cat tembok.

Hilangkan sisa-sisa jamur/lumut/minyak dengan cara membuang lapisan tersebut sampai bersih, kemudian lapisi Plamir.

Jika sebelumnya tembok telah berwarna dan ingin mengganti warna maka harus memilih cat tembok yang memiliki daya tutup yang kuat, jika tidak maka sebaiknya menggunakan kuas roll atau menutup warna yang lama (terutama warna tua) dengan menggunakan Plamir Tembok.

Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar untuk permukaan baru atau berlum pernah dicat sebelumnya :

Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik untuk permukaan tembok baru, beton atau permukaan baru lainnya berikanlah waktu pengeringan secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu pengeringan untuk menghindari tembok dari lembab yang dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur dan rontok.

Tembok yang sebelum di cat atau di plamir disiram air sebanyak mungkin dalam beberapa hari.

Sebelum tembok di plamir, lapisi dulu tembok dengan Wall Sealer, guna menetralisir PH semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer Cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.

Cat akan menjadi seperti kapur jika daya serap tembok masih bekerja, untuk itu tembok harus dilapisi dengan Wall Sealer, namun jika untuk alasan ekonomis anda dapat melarutkan satu sampai dua bungkus lem putih dalam satu galon air kemudian kuaskan pada tembok sebelum tembok di cat.

Selanjutnya lapisi dengan Plamir setipis mungkin, gunakan kapi tembok. untuk menghasilkan tembok yang benar-benar halus.

Selanjutnya lapisi dengan cat tembok, untuk hasil yang sempurna cat tembok jangan terlalu kental, encerkan dengan air 30-35 persen dari total berat cat.

Ulangi pengecatan 2 samapi 3 lapis dengan selang waktu 3-4 jam (setelah kering), Waktu pengeringan antara setiap lapis pengecatan adalah 1 sampai 2 jam. Genteng dipasang setelah tembok diplamir dan di cat pertama.

Itulah Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar [Dinding Rumah] semoga bisa menambah wawasan anda dalam hal ngecat rumah. Kedepannya kami akan share lebih banyak tips trik seputar rumah dan lainnya diblog ini.

Tulis Komentar Kamu dibawah, pilih Name/URL atau pilih Anonymous.

2 Komentar untuk "Cara Mengecat Tembok yang Baik dan Benar [Dinding Rumah]"

Poskan Komentar